Praktik Penanganan Ari-Ari Berdasarkan Budaya Lokal Dan Aspek Kesehatannya

Placenta Handling Practices Based on Local Culture and Health Aspects

  • Ni Made Darmiyanti Author
  • Ni Wayan Noviani Author
  • Ni Luh Putu Putri Kencana Author
  • A.A.Sg.Ratu Putri Saraswati Author
  • Ni Made Padma Batiari Author

Keywords:

Plasenta, Budaya, Kesehatan

Abstract

Penanganan plasenta dalam berbagai budaya sering mencerminkan nilai-nilai sosial, spiritual, dan medis yang terkait 
dengan cara hidup komunitas setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik penanganan tali pusat 
berdasarkan budaya lokal di Indonesia dan dampaknya terhadap kesehatan. Penelitian ini menerapkan metode 
tinjauan pustaka dengan pendekatan naratif, di mana hasil dari delapan jurnal terpilih dianalisis. Praktik yang 
diidentifikasi termasuk penguburan, penggantungan, penyimpanan dalam guci, dan pembuangan plasenta ke sungai 
atau laut, yang dilakukan di berbagai daerah seperti Bali, Timor Tengah, dan Jawa. Temuan penelitian menunjukkan 
bahwa praktik-praktik ini, meskipun kaya akan makna spiritual, dapat menimbulkan risiko kesehatan jika tidak 
dilakukan secara higienis. Oleh karena itu, integrasi antara tradisi budaya lokal dan pendekatan kesehatan modern 
diperlukan untuk memastikan keselamatan ibu dan bayi. Dengan menghormati nilai-nilai budaya sambil menerapkan 
standar kesehatan, tenaga medis dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan. Studi ini 
merekomendasikan perlunya kolaborasi antara pekerja kesehatan dan pemimpin tradisional, serta pendidikan 
masyarakat untuk mengurangi risiko kesehatan, tanpa mengabaikan pentingnya praktik budaya. 

Downloads

Published

2025-05-20

Issue

Section

Articles

How to Cite

Darmiyanti, N. M., Noviani, N. W., Putri Kencana, N. L. P., Putri Saraswati, A., & Padma Batiari, N. M. (2025). Praktik Penanganan Ari-Ari Berdasarkan Budaya Lokal Dan Aspek Kesehatannya: Placenta Handling Practices Based on Local Culture and Health Aspects. Media Publikasi Penelitian Kebidanan, 7(2), 112-122. https://journal.alpropublication.com/index.php/mppk/article/view/33