Praktik Penanganan Ari-Ari Berdasarkan Budaya Lokal Dan Aspek Kesehatannya
Placenta Handling Practices Based on Local Culture and Health Aspects
Keywords:
Plasenta, Budaya, KesehatanAbstract
Penanganan plasenta dalam berbagai budaya sering mencerminkan nilai-nilai sosial, spiritual, dan medis yang terkait
dengan cara hidup komunitas setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik penanganan tali pusat
berdasarkan budaya lokal di Indonesia dan dampaknya terhadap kesehatan. Penelitian ini menerapkan metode
tinjauan pustaka dengan pendekatan naratif, di mana hasil dari delapan jurnal terpilih dianalisis. Praktik yang
diidentifikasi termasuk penguburan, penggantungan, penyimpanan dalam guci, dan pembuangan plasenta ke sungai
atau laut, yang dilakukan di berbagai daerah seperti Bali, Timor Tengah, dan Jawa. Temuan penelitian menunjukkan
bahwa praktik-praktik ini, meskipun kaya akan makna spiritual, dapat menimbulkan risiko kesehatan jika tidak
dilakukan secara higienis. Oleh karena itu, integrasi antara tradisi budaya lokal dan pendekatan kesehatan modern
diperlukan untuk memastikan keselamatan ibu dan bayi. Dengan menghormati nilai-nilai budaya sambil menerapkan
standar kesehatan, tenaga medis dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan. Studi ini
merekomendasikan perlunya kolaborasi antara pekerja kesehatan dan pemimpin tradisional, serta pendidikan
masyarakat untuk mengurangi risiko kesehatan, tanpa mengabaikan pentingnya praktik budaya.


